Jika belajar adalah pintu, maka ada sejuta pintu yang dapat kita buka untuk memandang dunia
Rabu, 02 Desember 2009
Rabu, 11 November 2009
Buat Jadwal Pelajaran
Ini dia software yang dapat digunakan untuk membuat jadwal pelajaran di sekolah. Software ini sebetulnya berbayar, yang ada hanyalah versi terbatas.
Nggak usah ribet nyusunnya.
Software ini dapat digunakan untuk SD, SMP, SMA, bahkan perguruan tinggi.
Software in merupakan software versi lama, sengaja, soalnya yang versi baru justru malah ribet, berlipet, sukar bin sulit.
Ngapain yg versi baru dipake, kalo yang lama saja masih menjanjikan. Bahasa Jawanya "theklek kecemplung kalen", tinnimbang golek, aluwung balen.
Ini sudah saya coba di kompi saya. Enak, dan mudah pengisian dan pengaturan bahkan kalo mau dicetak juga gampang kok, cocok buat sekolah-sekolah.
Daripada bikin make Microsoft Excel, dijamin kalo make software ini ngga ada yang bertabrakan antar pengajar. Saya tidak menganjurkan untuk meng-crack software aScTimetables ini, (soalnya memang tidak punya crack-nya), yang sudah dicoba adalah versi yang lama. Hanya tinggal membuat pengaturan sedikit tanpa perlu software dan tanpa mengatur lewat regedit. Software ini dapat difungsikan dengan sangat baik. Memang jika anda meng-install aSctimetable ini di kompie anda, dan selanjutnya anda mengisi variabel-variabel yang dibutuhkan maka jadwal yang anda kehendaki dapat segera tersusun. Tapi akan timbul masalah manakala akan dicetak (print) karena software ini akan memang tidak bisa mencetak (kecuali jika berbayar), tapi jangan khawatir, tanpa software apapun, tanpa alat crack apapun, tanpa pengaturan lewat regedut yg berlipet, sofftware ini dapat digunakan utk mencetak hasil dari yang kita buat
Download
Nggak usah ribet nyusunnya.
Software ini dapat digunakan untuk SD, SMP, SMA, bahkan perguruan tinggi.
Software in merupakan software versi lama, sengaja, soalnya yang versi baru justru malah ribet, berlipet, sukar bin sulit.
Ngapain yg versi baru dipake, kalo yang lama saja masih menjanjikan. Bahasa Jawanya "theklek kecemplung kalen", tinnimbang golek, aluwung balen.
Ini sudah saya coba di kompi saya. Enak, dan mudah pengisian dan pengaturan bahkan kalo mau dicetak juga gampang kok, cocok buat sekolah-sekolah.
Daripada bikin make Microsoft Excel, dijamin kalo make software ini ngga ada yang bertabrakan antar pengajar. Saya tidak menganjurkan untuk meng-crack software aScTimetables ini, (soalnya memang tidak punya crack-nya), yang sudah dicoba adalah versi yang lama. Hanya tinggal membuat pengaturan sedikit tanpa perlu software dan tanpa mengatur lewat regedit. Software ini dapat difungsikan dengan sangat baik. Memang jika anda meng-install aSctimetable ini di kompie anda, dan selanjutnya anda mengisi variabel-variabel yang dibutuhkan maka jadwal yang anda kehendaki dapat segera tersusun. Tapi akan timbul masalah manakala akan dicetak (print) karena software ini akan memang tidak bisa mencetak (kecuali jika berbayar), tapi jangan khawatir, tanpa software apapun, tanpa alat crack apapun, tanpa pengaturan lewat regedut yg berlipet, sofftware ini dapat digunakan utk mencetak hasil dari yang kita buat
Download
Rabu, 14 Oktober 2009
Pengalaman Patah Tulang Kaki
Bulan Juli 2009, tepatnya tanggal 16, sebuah kejadian yang tentu saja tidak bakal saya lupakan sepanjang hidup. Kira-kira pukul 14.30 WIB, sewaktu mengerjakan instalasi jaringan komputer di kantor, tepatnya berada di atas plafond, ternyata kayu plafond yang saya injak merupakan kayu yang lapuk. Tak terbayangkan dalam benak saya dengan berat badan 67 kg, berada pada ketinggian 3,5 m . . . . .
Akhirnya kaki kiri saya harus beradu dengan lantai keramik, masya Alloh. Bagaimana rasanya . . . . . . Saya selalu mengucap syukur atas apa yang terjadi. Bersyukur, karena Alloh masih sangat sayang dengan nyawa saya, masih mencintai saya, masih melindungi saya. Dengan ketinggian 3,5 m, apa yang terjadi jika yang terkena duluan adalah punggung, kepala atau pantat?
Alhamdulillah, sekali lagi alhamdulillah.
Segera saat itu juga oleh teman-teman dibawa ke rumah sakit, tidak ada pilihan lain. Tidak kepikir ke pengobatan alternatif, dukun. Pertimbangannya dalah nyawa nomer satu, meskipun selalu ada saran dari teman untuk memilih ke alternatif.
Begitu melihat hasil rontgen, astagfirulloh, tulang betis dan tulang kering terdapat patahan (bahasa dokter, fraktur), sekaligus ada pecahannya. Hanya satu hal yang jadi pertimbangannya, saya masih punya keluarga, anak, istri yang harus saya beri perhatian, masih menjadi tanggung jawab saya, itu saja.
Saya masih beryukur Alloh sangat mecintai saya, dan sekaligus menyayangi keluarga saya. Saya begitu sadar betapa anugrah tulang di anggota badan saya sangat menopang kehidupan saya, masa depan keluarga saya, anak-anak saya.
Singkat ceritanya,
Saya masuk ke UGD pukul 15.00, sudah cukup sore memang. Dengan ditemani istri tercinta, istri datang ke petugas RS, setelah konsul-sana-sini akhirnya diambil keputusan bahwa operasi dilaksanakan pagi harinya.
Meskipun semalam tetap sakit sekali, jangankan digerakkan, disentuh tempat tidurnya saja sudah merasakan sakit, masya Alloh.
Alhamdulillah operasi cuma berjalan lebih kurang 1 jam, muali jam 08.45 – 09.45. Nggak pake bius total, cuma dikasih suntikan di bagian punggung, pinggang ke bawah sudah mati rasa.
Akhirnya kaki kiri saya harus beradu dengan lantai keramik, masya Alloh. Bagaimana rasanya . . . . . . Saya selalu mengucap syukur atas apa yang terjadi. Bersyukur, karena Alloh masih sangat sayang dengan nyawa saya, masih mencintai saya, masih melindungi saya. Dengan ketinggian 3,5 m, apa yang terjadi jika yang terkena duluan adalah punggung, kepala atau pantat?
Alhamdulillah, sekali lagi alhamdulillah.
Segera saat itu juga oleh teman-teman dibawa ke rumah sakit, tidak ada pilihan lain. Tidak kepikir ke pengobatan alternatif, dukun. Pertimbangannya dalah nyawa nomer satu, meskipun selalu ada saran dari teman untuk memilih ke alternatif.
Begitu melihat hasil rontgen, astagfirulloh, tulang betis dan tulang kering terdapat patahan (bahasa dokter, fraktur), sekaligus ada pecahannya. Hanya satu hal yang jadi pertimbangannya, saya masih punya keluarga, anak, istri yang harus saya beri perhatian, masih menjadi tanggung jawab saya, itu saja.
Saya masih beryukur Alloh sangat mecintai saya, dan sekaligus menyayangi keluarga saya. Saya begitu sadar betapa anugrah tulang di anggota badan saya sangat menopang kehidupan saya, masa depan keluarga saya, anak-anak saya.
Singkat ceritanya,
Saya masuk ke UGD pukul 15.00, sudah cukup sore memang. Dengan ditemani istri tercinta, istri datang ke petugas RS, setelah konsul-sana-sini akhirnya diambil keputusan bahwa operasi dilaksanakan pagi harinya.
Meskipun semalam tetap sakit sekali, jangankan digerakkan, disentuh tempat tidurnya saja sudah merasakan sakit, masya Alloh.
Alhamdulillah operasi cuma berjalan lebih kurang 1 jam, muali jam 08.45 – 09.45. Nggak pake bius total, cuma dikasih suntikan di bagian punggung, pinggang ke bawah sudah mati rasa.
Rabu, 15 Juli 2009
Bosen, sebel, BT, mangkel
Hari-hari setelah jari tercelup tinta Pilpres, stelah selesai nyontreng, setelah selesai penghitungan, setelah selesai salah satu tahapan Pilpres, emngapa para Capres-Cawapres, Tim Kampanye tak juga kunjung reda "tensi" Pilpres-nya?
Inikah potret bangsa ini dalam mensikapi sebuah proses?
Jangan-jangan ada ketakutan dalam hati untuk mensikapi sebuah "keniscayaan", kami rakyat yang dengan sukarela mengikuti proses ini dengan suka cita, dengan "ayem-tentrem" dengan tenang-tenang saja. Mengapa elite politik dik tingkat paling tinggi tidak menmberi pendidikan yang terbaik bagi kami (rakyat)?
Inikah potret bangsa ini dalam mensikapi sebuah proses?
Jangan-jangan ada ketakutan dalam hati untuk mensikapi sebuah "keniscayaan", kami rakyat yang dengan sukarela mengikuti proses ini dengan suka cita, dengan "ayem-tentrem" dengan tenang-tenang saja. Mengapa elite politik dik tingkat paling tinggi tidak menmberi pendidikan yang terbaik bagi kami (rakyat)?
Jumat, 10 Juli 2009
Pasca "Nyontreng"
Hari-hari ini semua media massa mengulas segala pernik-pernik tentang nyontreng, quick count, Real count, exit poll, apalagi?
Software Jadwal Pelajaran di Sekolah
Ini dia software yang dapat digunakan untuk membuat jadwal pelajaran di sekolah.
Nggak usah ribet nyusunnya.
Software ini dapat digunakan untuk SD, SMP, SMA, bahkan perguruan tinggi.
Software in merupakan software versi lama, sengaja, soalnya yang versi baru justru malah ribet, berlipet, sukar bin sulit.
Ngapain yg versi baru dipake, kalo yang lama saja masih menjanjikan. Bahasa Jawanya "theklek kecemplung kalen", tinnimbang golek, aluwung balen.
Ini sudah saya coba di kompi saya. Enak, dan mudah pengisian dan pengaturan bahkan kalo mau dicetak juga gampang kok, cocok buat sekolah-sekolah.
Daripada bikin make Microsoft Excel, dijamin kalo make software ini ngga ada yang bertabrakan antar pengajar
Download
Nggak usah ribet nyusunnya.
Software ini dapat digunakan untuk SD, SMP, SMA, bahkan perguruan tinggi.
Software in merupakan software versi lama, sengaja, soalnya yang versi baru justru malah ribet, berlipet, sukar bin sulit.
Ngapain yg versi baru dipake, kalo yang lama saja masih menjanjikan. Bahasa Jawanya "theklek kecemplung kalen", tinnimbang golek, aluwung balen.
Ini sudah saya coba di kompi saya. Enak, dan mudah pengisian dan pengaturan bahkan kalo mau dicetak juga gampang kok, cocok buat sekolah-sekolah.
Daripada bikin make Microsoft Excel, dijamin kalo make software ini ngga ada yang bertabrakan antar pengajar
Download
Selasa, 28 April 2009
Koalisi = Harga Mati ?
Heran sekali, berita pasca Pemilu Legislatif 2009 media lagi-lagi dihebohkan dengan rencana koalisi parpol peserta pemilu menjelang persiapan Pemilu Presiden 2009. Yang panik itu para elite parpol, parpol, atau capres/cawapresnya?
Kalau rakyat seperti saya, dan kebanyakan yang lain, asyik-asyik saja. Artinya masih asyik dengan mencari solusi urusan perut, alias sibuk dengan rutinitas sehari-hari, akrab dengan kemelaratan, selalu dekat dengan tetesan keringat. Nggak dipusingkan dengan urusan capres, cawapres, koalisis. Yang dikawatirkan adalah bagaimana menjaga jangan sampai terjadi "penyumbatan pembuluh dompet".
Tetapi bagi saya yang penting adalah arti dari koalisi itu sendiri, yaitu "koalisi = kuali yang diisi".
Kuali dalam bahasa Jawa adalah alat untuk menanak nasi, yang berarti berusan dengan perut.
Jangan-jangan "koalisi" dapat diartikan sebagai alat yang berfungsi untuk mengurusi perut? yang berarti pula segala hal yang berkaitan dengan uang, kekuasaan?
Wallahualam.
Kalau rakyat seperti saya, dan kebanyakan yang lain, asyik-asyik saja. Artinya masih asyik dengan mencari solusi urusan perut, alias sibuk dengan rutinitas sehari-hari, akrab dengan kemelaratan, selalu dekat dengan tetesan keringat. Nggak dipusingkan dengan urusan capres, cawapres, koalisis. Yang dikawatirkan adalah bagaimana menjaga jangan sampai terjadi "penyumbatan pembuluh dompet".
Tetapi bagi saya yang penting adalah arti dari koalisi itu sendiri, yaitu "koalisi = kuali yang diisi".
Kuali dalam bahasa Jawa adalah alat untuk menanak nasi, yang berarti berusan dengan perut.
Jangan-jangan "koalisi" dapat diartikan sebagai alat yang berfungsi untuk mengurusi perut? yang berarti pula segala hal yang berkaitan dengan uang, kekuasaan?
Wallahualam.
Minggu, 19 April 2009
Lagi-lagi DPT Pemilu Legislatif 2009
Tiap hari melalui media massa, baik televisi, radio, koran kita selalu disuguhi perdebatan masalah DPT Pemilu Legislatif. Jujur saja perdebatan yang tiada akhirini membuat jengah, jenuh, entah apa lagi kata untuk mengungkapkan rasa kebosanan tersebut.
Mulai dari pimpinan parpol,Bawaslu,kader parpol, simpatisan parpol semua menunjuk kepada KPU atas biang adanya masalah yang terjadi dalam DPT Pemilu legislatif 2009. Kenap amereka hanya menunjuk semua kesalahan kepada KPU, bahkan pemerintah tanpa memberi solusi bagi masalah tersebut berdasar peraturan yang berlaku.
Keadaan tersebut hanya menunjukkan sikap yang bukan negarawan yang ada.Kita semua tahu bahwa DPT berawal dari DPS tentu saja DPS tersebut sudah disusun di awal bulan September 2008, mengapa saat diumumkan dan ditempel pengumumannya oleh PPS di tiap desa mereka para pimpinan parpol, di semua tingkatan sampai tingkatan paling bawah, kader, simpatisan,terus Bawaslu, Panwaslu, Panwaslu tingkat kecamatan tidak memberi masukan (mengusulkan) calon pemilih yang belum terdaftar dalam DPS untuk dimasukkan oleh PPS. Bahkan anehnya sampai bulan Oktober 2009 tidak ada respon atas DPT yang sudah ditetapkan oleh KPU. Giliran pelaksanaan Pemilu tinggal hitungan hari semua berteriak mawsalah DPT.
Apa perilaku tersebut menunjukkan sebuah upaya yang nyata atas penegakkan peraturan yang ada. Aneh!
Saya yakin Partai Politik adalah berbasis kader, kenyataannya mereka punya punya massa (atau janga-jangan, massanya bayaran?), dengan asumsi mereka punya massa, tentu keberadaan massa tersebut ada hingga tingkat RT/RW dan di desa, tentu saja dengan sangat mudah massa tersebut dapat memberi masukan kepada PPS agar memasukkan mereka yang belum terdata di saat DPS disusun. Kenapa massa semua parpol tidak pernah memberi masukan saat penyusunan DPS?
Jangan-jangan pimpinan parpol,Bawaslu,kader parpol, simpatisan parpol tidak pernah membaca DPS, jangan-jangan pulapimpinan parpol,Bawaslu,kader parpol, simpatisan parpolada yang tidak tercantum dalam DPS, dan tidak pernah membaca pengumuman di tingkat PPS. Kalau sudah begini, jangan salahkan KPU dong.
Buktinya, di media massa, Gubernur Jawa Tengah, Bibit Waluyo saja tak ada di DPT, lucu ya? padahal Bibit Waluyo saat dilakukan penyusunan DPS, tentu saja belum berada di Semarang, jelas tak tercantum di DPT. Atau jangan-jangan pak Bibit Waluyo sendiri tak merasa perlu untuk membaca DPS.
Aneh, ya?
Mulai dari pimpinan parpol,Bawaslu,kader parpol, simpatisan parpol semua menunjuk kepada KPU atas biang adanya masalah yang terjadi dalam DPT Pemilu legislatif 2009. Kenap amereka hanya menunjuk semua kesalahan kepada KPU, bahkan pemerintah tanpa memberi solusi bagi masalah tersebut berdasar peraturan yang berlaku.
Keadaan tersebut hanya menunjukkan sikap yang bukan negarawan yang ada.Kita semua tahu bahwa DPT berawal dari DPS tentu saja DPS tersebut sudah disusun di awal bulan September 2008, mengapa saat diumumkan dan ditempel pengumumannya oleh PPS di tiap desa mereka para pimpinan parpol, di semua tingkatan sampai tingkatan paling bawah, kader, simpatisan,terus Bawaslu, Panwaslu, Panwaslu tingkat kecamatan tidak memberi masukan (mengusulkan) calon pemilih yang belum terdaftar dalam DPS untuk dimasukkan oleh PPS. Bahkan anehnya sampai bulan Oktober 2009 tidak ada respon atas DPT yang sudah ditetapkan oleh KPU. Giliran pelaksanaan Pemilu tinggal hitungan hari semua berteriak mawsalah DPT.
Apa perilaku tersebut menunjukkan sebuah upaya yang nyata atas penegakkan peraturan yang ada. Aneh!
Saya yakin Partai Politik adalah berbasis kader, kenyataannya mereka punya punya massa (atau janga-jangan, massanya bayaran?), dengan asumsi mereka punya massa, tentu keberadaan massa tersebut ada hingga tingkat RT/RW dan di desa, tentu saja dengan sangat mudah massa tersebut dapat memberi masukan kepada PPS agar memasukkan mereka yang belum terdata di saat DPS disusun. Kenapa massa semua parpol tidak pernah memberi masukan saat penyusunan DPS?
Jangan-jangan pimpinan parpol,Bawaslu,kader parpol, simpatisan parpol tidak pernah membaca DPS, jangan-jangan pulapimpinan parpol,Bawaslu,kader parpol, simpatisan parpolada yang tidak tercantum dalam DPS, dan tidak pernah membaca pengumuman di tingkat PPS. Kalau sudah begini, jangan salahkan KPU dong.
Buktinya, di media massa, Gubernur Jawa Tengah, Bibit Waluyo saja tak ada di DPT, lucu ya? padahal Bibit Waluyo saat dilakukan penyusunan DPS, tentu saja belum berada di Semarang, jelas tak tercantum di DPT. Atau jangan-jangan pak Bibit Waluyo sendiri tak merasa perlu untuk membaca DPS.
Aneh, ya?
Kamis, 26 Maret 2009
Internet Explorer 8 sudah direlease
Dengar-dengar, sudah ada IE 8 RC 1 yang sudha direlease, Aduh kayak apa ya jagoan baru browser dari Om Bill Gates, apa siap-siap mau menandingi si-Rubah Api, maupun si-Safari?
kayaknya pengin sekali punya si-Ie 8 untuk ditanam di kompie saya, tapi apa sudah stabil, katanya sih baru Release Candidate 1 (ngintip ulasan PC Plus) belum cukup stabil.
kayaknya pengin sekali punya si-Ie 8 untuk ditanam di kompie saya, tapi apa sudah stabil, katanya sih baru Release Candidate 1 (ngintip ulasan PC Plus) belum cukup stabil.
Ngintip Aktifitas klien di jaringan
Kadang-kadang kita perlu mengintip aktifitas klien di dalam jaringan. Masalahnya adalah biasanya klien melakukan hal-hal di luar kontrol admin, meskipun sudah terproteksi, tapi tidak ada salahnya kita dapat mengintip aktifitas klien dalam jaringan yang terhubung dengan internet. Software yang dapat dipake adalah ini nih, klik download
Langganan:
Postingan (Atom)